[Tutorial] Membuat Simple API dengan Lumen Microframework Part 1


Notice: get_currentuserinfo is deprecated since version 4.5.0! Use wp_get_current_user() instead. in /home/k0152185/public_html/wp-includes/functions.php on line 3840

Microframework seperti Lumen lebih ringan dari sisi performance di web framework pada umumnya, di dalam microframework berisi fungsi-fungsi maupun library yang inti (core) yang penting dan banyak di gunakan dalam pembuatan sebuah web, tapi bukan berarti lemah fiture, tetapi lebih simple.

Micro-frameworks are great for developing APIs. Why? In a word:performance. Their minimalistic core makes them incredibly fast. Most of them, including Lumen, also include very simple ways for creating a RESTful architecture.

 Install Lumen 

di windows paket installer yang saya gunakan adalah laragon, berikut ini adalah langkah pembuatannya. klik menu->laravel->create Project->lumen.

kemudian ketikkan nama project API kita contoh :”testapi”

laragonnewlumen

newtestapi jika tampilan pada saat kita cek di browser tampak seperti gambar di bawah ini

 newtestapi3

muncul masalah seperti di atas di karenakan ada 2 virtual host di dalam project www yang ada di C:/laragon/www, dan yang sedang aktif menggunakan localhost:8000 adalah project myapi.

cek api

solusi untuk masalah ini dapat kita pilih melalui control panel laragon dengan memilih project di menu->laravel->switch project->nama project yang ingin kita aktifkan

switchproject

dan selanjutnya dapat kita coba kembali di browser dengan memanggil testapi.net

testapinet1

alternatif lain adalah menggunakan menu->www->testapi

testpinwt2

maka secara otomatis akan membuka browser/tab baru pada browser default dan redirect ke localhost:8000

testapinet3

Konfigurasi

newtestapi4

merename file konfigrasi .env.example menjadi .env, kemudian merubah file konfigurasi ini, di sesuaikan dengan host dan database masing-masing.

env configurasi

 Enable Feature

Berbeda dengan LARAVEL, yang memiliki fitur yang dan banyak file yang berbeda, hampir semuanya di Lumen berada dalam folder bootstrap / app.php. Di situlah kita dapat mulai untuk mengaktifkan / menonaktifkan fungsi yang berbeda, berdasarkan pada kebutuhan kita.

bailah, baik Facades dan Eloquent dinonaktifkan secara default. Facades adalah cara terbaik untuk mengakses Class dalam service Container, sementara Facades  merupakan implementasi ActiveRecord untuk antarmuka objek dengan database Anda. Jika Anda akrab dengan LARAVEL Anda tahu ini adalah dua fitur terbesar dari framework. kedua fitur dinonaktifkan  untuk tujuan performance (supaya lebih ringan), namun sangat mudah untuk mengaktifkan kembali semudah uncommenting dua baris.

In the same app.php file we can register middlewares (both application-wide or route-specific), and service providers.

A simple API example: Base64 Encoder

mari kita coba buat simple API dimana hanya  encode dan decode dengan encode base64, kita tidak membutuhkan database untuk percobaan ini. tambahkan kode berikut di file .

app/Http/routes.php

sekarang waktunya kita test api dengan fungsi decode dan encode yang baru saja kita buat.

testapibaru1 testbaruapi2

kemudian untuk mencoba fungsi decode

testbaruapi3

testbaruapi4

sekian tutorial kali ini semoga bermanfaat.

sumber : http://nordicapis.com/build-api-lumen-micro-framework/

[sgmb id=”1″]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *